Pembukaan Opspek Universitas Hamzanwadi

Setelah berakhirnya kegiatan General English dan  Anti Plagiarsme, maka kegiatan bagi mahasiswa baru untuk masa orientasi pengenalan kampus di buka pada hari Sabtu 18 September 2017 di GOR Universitas Hamzanwadi yang dihadiri oleh seluruh Civitas manajemen Universitas Hamzanwadi  dan 1.011 mahasiswa baru yang tergabung dalam 22 program studi berkumpul dalam rangka pembukaan opspek mahasiswa baru Universitas Hamzanwadi.

Opspek resmi dibuka oleh Dr. Ir. Hj Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd selaku Rektor Universitas Hamzanwadi ditandai dengan pemukulan beduk dan pemberian kartu tanda pengenal kepada 2 perwakilan mahasiswa baru dari prodi farmasi dan prodi sejarah.

Kegiatan Opspek dijadwalkan akan dilaksanakan mulai tanggal 18 september sampai dengan 23 september 2017 berlokasi di GOR dengan tema “Kita Hamzanwadi”. Dalam Pidato pembukaan opspek rektor Universitas Hamzanwadi menyampaikan kepada seluruh peserta opspek bahwa mahasiswa baru tidak salah memilih perguruan tinggi karena Hamzanwadi merupakan kampus swasta terbaik di Nusa Tenggara Barat dan siap mengantar mahasiswa menjadi mahasiwa yang berdaya saing pada era globalisasi ini dan Hamzanwadi berharap bahwa mahasiswa cukup 4 tahun saja kuliah di sini. Untuk menjadi mahasiswa yang berdaya saing maka diperlukan 4 hal penting:

  1. Akhlak mulia,
  2. Ilmu yang berkompeten,
  3. Bahasa Internasional,
  4. Menguasai IT

Kegiatan Opspek dikoordinir oleh Badan eksekutif Mahasiswa  (BEM) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Pada hari ke-2, program studi farmasi mendapat kesempatan untuk melaksankan opspek di tingkat program studi, kesempatan ini digunakan oleh programstudi untuk memperkenalkan kebijakan-kebijakan prodi, misalnya kebijakan dalam pendidikan dan pengajaran, kebijakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat (tri dharma perguruan tinggi), Adapun kegiatan tersebut diawali oleh sambuatan ketua program studi Sulistia Ardyati, M. Farm., Apt, dan sekaligus memperkenalkan kurikulum dan sistem perkuliahan di prodi farmasi, selanjutnya dekan fakultas kesehatan menyampaikan arah kebijakan fakultas da program studi, berikutnya Lalu Ahmad Fahrurrozi, M. Clin Pharm., Apt. menyamaikan materi tentang jurnal program studi dan sistem pengisian KRS, dan yang terakhir Abdul Rahim, M. Farm mendemonstrasikan pembuatan youghurt, tujuannya adalah untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa baru bahwa prodi farmasi bukan saja memiliki kemampuan dalam hal mengenal dan meracik obat namun trampil pula dalam membuat industri makanana dan minuman serta kosmetik.